You are not logged in.
mustofa wrote:
opikdesign wrote:
@Mustofa....
untuk linux ada tidak?!
bisa tidak pakai ipcheck?!
ipcheck ada yg berjalan di linux dan windows juga...Maksudnya untuk apa?
DDNS Server n DDNS-Updater sudah dilengkapi dengan pemeriksa alamat IP. Para user ga peru masukin alamat IP secara manual.
Coba dulu deh.
iya... fungsinya sama... program yg otomatis meng-update IP di DDNS Server....
coba lihat ini http://opensource.telkomspeedy.com/foru … p?id=10622
nah, klo di linux bisa pakai ipcheck, tetapi URL untuk update harus diberi tahu dulu...
klo di DynDNS URL untuk update di http://checkip.dyndns.org:8245
Last edited by opikdesign (03-09-2010 13:35:15)

Offline
@opik
Kalau kita bisa bikin sendiri kenapa mesti tergantung pada bikinan orang lain?
ipcheck yang opik maksud dibuat oleh DynDNS n sourceforge?
Insya Allah script buat di Linux dan mungkin untuk di modem akan dibuat pula. abdi_wae sedang menyiapkan itu. Pertanyaan kenapa tidak menggunakan ipcheck dari DynDNS? Saya ingin DDNS-script/updater tersebut lebih ringkas/hemat.
Bagi rekan-rekan member KIOS yang punya skill pemrograman c, c++, perl, atau phyton di Linux bisa kontak saya atau abdi_wae tuk sharing pengembangan DDNS-updater.
Offline
ipcheck bukan dari DynDNS kecuali yg versi windowsnya dan itu bukan ipcheck namanya, tapi memang dari sourceforge.... sekarang ipcheck sudah menjadi reprository untuk semuanya yg bisa dipakai semua distro linux....
maksud sy, kenapa harus repot2 membuat lagi yg sudah ada... program/repro yg pada umumnya sudah ada tinggal di sinkronisasi aja... klo masalah keamanan?! DynDNS dah memakai bertahun-tahun....
Last edited by opikdesign (05-09-2010 09:28:52)

Offline
@ opik
1. Dalam mengembangkan suatu sistem, yang befungsi sama/mirip dengan sistem lain yang sudah ada, misalnya Microsoft Excel dengan Lotus 123, para pengembang jangan terpaku dulu kepada kompatibilitas tapi kepada fungsi yang ingin dikembangkan, karena jika masalah kompatibilitas didahulukan maka waktu pengembangan akan habis atau tersita banyak hanya untuk menganalisis sistem yang dikembangkan pihak lain. Akibatnya? Sistem yang akan dikembangkan boleh jadi ga jadi-jadi.
2. Mengapa harus repot membuat lagi? Kalo ga mau repot mah ya udah aja pake layanan yang sudah ada, baik yang gratis maupun berbayar, agar tidak membuang waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Namun dalam kenyataannya, banyak pihak yang mau repot mengembangkan sistem yang memiliki fungsi sama dengan sistem lain? Untuk hal ini saya tidak mau repot menjawabnya. ![]()
3. Ide membuat DDNS Server ini saya lontarkan setahun yang lalu di internal admin dan mod KIOS dan kita sempat mencoba dan mengevaluasi beberapa sistem DDNS yang opensource. Hasilnya? Semua sistem yang telah dicoba kurang memenuhi harapan.
4. Selama setahun terakhir (walaupun tidak secara terus-menerus) saya mencoba mempelajari source-code DDNS Server yang dibuat oleh orang lain. Membaca source-code bikinan orang lain ternyata lebih susah dari bikin sendiri. Bikin sendiri ternyata hanya butuh waktu sekira 1 bulan.
5. Masalah kompatibilitas cukup perlu tapi yang lebih perlu adalah membuat sistem pokok-nya berfungsi dahulu sebagaimana mestinya.
Btw, terima kasih atas sarannya tetapi silahkan mencoba dulu apa-apa yang telah kami buat.
Offline
mustofa wrote:
@ opik
2. Mengapa harus repot membuat lagi? Kalo ga mau repot mah ya udah aja pake layanan yang sudah ada, baik yang gratis maupun berbayar, agar tidak membuang waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Namun dalam kenyataannya, banyak pihak yang mau repot mengembangkan sistem yang memiliki fungsi sama dengan sistem lain? Untuk hal ini saya tidak mau repot menjawabnya.
waduh.... koq begitu jawabannya?!
ya wislah... no comment aja dulu... good luck....

Offline
Sejak 1-10-2010 DDNS Server kita memasuki Uji-Coba Tahap II. Jumlah pendaftar baru 115 orang dan sistem masih terasa ringan. Permasalahan yang ada hanya sebatas server dan modem yang digunakan sudah sedikit udzur sehingga kadang koneksi internet terputus.
Bagi yang sudah daftar dan menggunakan layanan ini, saya akan sangat berterima-kasih kalo anda meluangkan waktu untuk sekadar memberi masukan, baik itu usulan, saran, atau kritik. Jangan lupa menggunakan DDNS-Updater baru untuk Uji-Coba Tahap II.
Bagi yang belum daftar, coba dong! ![]()
Terima kasih.
Offline
2 sisi mata uang ...
Offline
mohon pencererahan pemakaian DDNS di net saya....
gmn cara tuk setting di server ma di clien...
truz setting di modemnya (billion).....
maklum masih newbie.......
kiranya ada yg bisa beri petunjuk.......
Offline
LAPORAN PERKEMBANGAN
Jumlah pendaftar sampai 24-10-2010 baru 150 orang.
Bagi yang sudah daftar dan menggunakan layanan ini, saya akan sangat berterima-kasih kalo anda meluangkan waktu untuk sekadar memberi masukan, baik itu usulan, saran, atau kritik.
Offline
setting dmz nya gmana klo topologi jaringannya seperti ini :
ADSL Modem -------------------- Mikrotik Router---------------------- web server
192.168.100.1 192.168.100.2 / 192.168.1.1 192.168.1.2
Offline
nurbudiana wrote:
setting dmz nya gmana klo topologi jaringannya seperti ini :
ADSL Modem -------------------- Mikrotik Router---------------------- web server
192.168.100.1 192.168.100.2 / 192.168.1.1 192.168.1.2
edit yaaa....
pertanyaannya udah djawab sama moderatornya.
untuk dial modem :
ADSL modem set DMZ ke mikrotik, trus di mikrotik di forward k komputer web server.
Offline