You are not logged in.
dj_wahyoe wrote:
opikdesign wrote:
@Micro
bener mas micro....
tapi klo LAN A dan LAN B seperti yg diilustrasikan mas micro klo dalam kondisi satu subnet mask, tanpa router hanya switch/hub biasa masih bisa berkomunikasi loh...mas opik bisa jelasin gak gimana caranya?
coz, saya coba menghubungkan 2 host/komp dengan alamat ip LAN A dan LAN B menggunakan switch/hub tapi tetep gak bisa komunikasi.(dalam hal ini saya coba ping saja)
mungkin mas opik punya triknya biar bisa komunikasi antara LAN A dan LAN B tsb
trims.
Salam,
Wahyu
itu hanya suatu kebetulan dan secara teori gak bisa seharusnya... aneh bin ajaib...
tapi sebenernya klo IP LAN A dan LAN B tetap bisa berkomunikasi hanya dengan switch tanpa router caranya merubah subnet mask dari 255.255.255.0 (prefix /24) ke 255.255.0.0 (prefix /16)...

Offline
wah bener juga, ternyata setelah sy rubah subnetnya ke prefik /16 hasil ping "reply"
yang saya bingung knapa bisa begitu ya? saya udah coba cari referensi ttg TCP/IP tapi gak ada yang membahas soal ini. kebanyakan untuk menghubungkan 2 kelompok jaringan yang berbeda menggunakan router atau komp yang di gunakan sebagai bridge.
Offline
dj_wahyoe wrote:
wah bener juga, ternyata setelah sy rubah subnetnya ke prefik /16 hasil ping "reply"
yang saya bingung knapa bisa begitu ya? saya udah coba cari referensi ttg TCP/IP tapi gak ada yang membahas soal ini. kebanyakan untuk menghubungkan 2 kelompok jaringan yang berbeda menggunakan router atau komp yang di gunakan sebagai bridge.
pelajari Protocol TCP/IP sedetail-detailnya terutama masalah subnet mask/netmask sampai yg berhubungan dengan Network ID...
dalam IP itu terbagi 2 identifikasi, yg menunjukkan Network ID dan Host ID...
sedikit pencerahan: ![]()
LAN A: 192.168.1.0/255.255.255.0
LAN B: 192.168.2.0/255.255.255.0
tentu saja LAN A dan LAN B tidak bisa saling berkomunikasi karena Network ID-nya 192.168.1.0 pada LAN A dan Network ID pada LAN B 192.168.2.0
tapi bagaimana dengan ini...
LAN A: 192.168.1.0/255.255.0.0
LAN B: 192.168.2.0/255.255.0.0
LAN A dan LAN B bisa berkomunikasi karena Network ID-nya sama yaitu 192.168.0.0...
trus apa hubungannya IP dan Subnet Mask maupun Network ID?!
IP khan terdiri dari Network ID dan Host ID, dimana Network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan Host ID menentukan alamat host (komputer, router, peralatan lainnya).
Sedangkan Subnet Mask adalah untuk membeda mana Network ID dan Host ID dari angka biner dengan menggunakan operasi "bitwise logical AND comparison" (=Kedua nilai dari IP Address dan Subnet Mask dinyatakan 1 atau "true" maka hasilnya akan 1 atau "true" , dan sebaliknya jika salah satu bernilai 0 atau "false" maka hasilnya 0 atau "false")....
contoh....
IP KOMPUTER A
IP: 192.168.001.100 11000000.10101000.00000001.01100100
NETMASK 255.255.000.000 11111111.11111111.00000000.00000000
-------------------- ------------------------------------------------ (AND comparison)
NETWORK ID 192.168.000.000 11000000.10101000.00000000.00000000
IP KOMPUTER B
IP: 192.168.002.200 11000000.10101000.00000010.11001000
NETMASK 255.255.000.000 11111111.11111111.00000000.00000000
-------------------- ------------------------------------------------ (AND comparison)
NETWORK ID 192.168.000.000 11000000.10101000.00000000.00000000
maka komputer komputer A dan komputer B bisa saling berkomunikasi karena satu Network...
dari contoh IP tersebut bisa dilihat bahwa octect pertama dan kedua menunjukkan Network ID dan octect ketiga dan keempat adalah menunjukan posisi host...
CMIIW

Offline
Trims pencerahannya mas Opik, ternyata saya kurang teliti referensi yang ada ttg subnet mask ![]()
Offline
@dj_wahyoe....
sebenernya prefix lebih kecil lebih banyak memakan bandwidth jaringan...
masalah broadcast maupun multicast-nya. ![]()
selain itu alasan keamanan dari pengelompokan IP... ![]()
makanya lebih banyak menyarankan membuat router sebagai penjembatani dua jaringan yg berbeda...

Offline
trims mas opik.
terus terang saya belum begitu mengerti kenapa subnet 255.255.255.254 atau 2 IP di sebut prefik /31,, 255.255.255.0 di sebut prefik /24 dan subnet lainnya disebut prefik /**
jika berkenan tolong di bagi referensinya ![]()
Salam,
wahyu
Offline
dj_wahyoe wrote:
trims mas opik.
terus terang saya belum begitu mengerti kenapa subnet 255.255.255.254 atau 2 IP di sebut prefik /31,, 255.255.255.0 di sebut prefik /24 dan subnet lainnya disebut prefik /**
jika berkenan tolong di bagi referensinya
Salam,
wahyu
hubungan antara subnet mask dan prefix jumlah keseluruh dari bit-bit biner atau panjang biner-nya dalam notasi biner, prefix bisa juga disebut Classless Inter-Domain Routing disingkat CIDR...
contoh/table....
Binary Notation Decimal Notation Prefix Length
11111111.00000000.00000000.00000000 255.0.0.0 /8
11111111.10000000.00000000.00000000 255.128.0.0 /9
11111111.11000000.00000000.00000000 255.192.0.0 /10
11111111.11100000.00000000.00000000 255.224.0.0 /11
11111111.11110000.00000000.00000000 255.240.0.0 /12
11111111.11111000.00000000.00000000 255.248.0.0 /13
11111111.11111100.00000000.00000000 255.252.0.0 /14
11111111.11111110.00000000.00000000 255.254.0.0 /15
11111111.11111111.00000000.00000000 255.255.0.0 /16
11111111.11111111.10000000.00000000 255.255.128.0 /17
11111111.11111111.11000000.00000000 255.255.192.0 /18
11111111.11111111.11100000.00000000 255.255.224.0 /19
11111111.11111111.11110000.00000000 255.255.240.0 /20
11111111.11111111.11111000.00000000 255.255.248.0 /21
11111111.11111111.11111100.00000000 255.255.252.0 /22
11111111.11111111.11111110.00000000 255.255.254.0 /23
11111111.11111111.11111111.00000000 255.255.255.0 /24
11111111.11111111.11111111.10000000 255.255.255.128 /25
11111111.11111111.11111111.11000000 255.255.255.192 /26
11111111.11111111.11111111.11100000 255.255.255.224 /27
11111111.11111111.11111111.11110000 255.255.255.240 /28
11111111.11111111.11111111.11111000 255.255.255.248 /29
11111111.11111111.11111111.11111100 255.255.255.252 /30
sedangkan jumlah host dalam suatu subnet adalah 2^(32-n) dimana ^ adalah pangkat sedangkan n adalah Prefix Length dan angka 32 adalah nilai IPv4 dari 32bit/.
contoh...
prefix /8 berjumlah 16,777,216 host per netwok
prefix /16 berjumlah 65,536 host per netwok
prefix /24 berjumlah 256 host per netwok
prefix /31 berjumlah 2 host per netwok
jangan lupa, semua IP gak boleh digunakan semisal IP untuk loop atau broadcast.
CMIIW

Offline
mas opic...sy sudah mengerti tentang penjelasan mas di atas yg menjelaskan hubungan LAN A dan B...tpi ad sesuatau yang mengganjal saya neh
klo kita menentukan IP 192.168.1.0/16 bisa akses 192.168.2.0/16 , bukannya itu network kelas B mas?
sedangkan 192.168 itu seharusnya digunakan untuk alamat kelas C?
CMIIW
Offline
sebenarnya misal kita menggunakan IP pribvate kan ada kelas A, B dan C...untuk kasus
192.168.1.0/16 dan 192.168.2.0/16 termasuk kelas apa? C atau B?
apakah Ip private harus mengikuti subnet atau subnet yang harus mengikuti IP private?
mengingat Ip dan subnet ada kelas2nya? thanx
Offline
asus87 wrote:
sebenarnya misal kita menggunakan IP pribvate kan ada kelas A, B dan C...untuk kasus
192.168.1.0/16 dan 192.168.2.0/16 termasuk kelas apa? C atau B?
klo melihat IP-nya adalah di class C namun prefix-nya adalah kelas B...
cara penulisan network id dan prefix-nya salah.... ![]()
asus87 wrote:
apakah Ip private harus mengikuti subnet atau subnet yang harus mengikuti IP private?
sebenernya IP private maupun public mengikuti subnet,
karena subnet tersebut berfungsi membatasi jumlah host dalam satu network...
yang akhirnya bisa menentukan IP untuk Network ID dan broadcast-nya...
makanya 2 network yg berbeda, Network ID 192.168.1.0/24 biar bisa membaca network ID 192.168.2.0/24 tanpa menggunakan router caranya menjadikan satu bagian Network yaitu 192.168.0.0/16... tapi ini *agak overlap*....
192.168.0.0/16 =>
network ID 192.168.0.0 prefix /16 atau subnet mask 255.255.0.0...
bisa saling komunikasi mulai host 192.168.0.1 sampai 192.168.255.254 dan broadcast-nya 192.168.255.255
CMIIW

Offline
salam kenal buat semuanya y.....
sya mu nanya mas, bgaimna cranya untuk belajar paket low level...
maklum pemula..
hehehe..
trimh ksih y sebelumnya...
Offline