Topic: Kompilasi paket
Linux dibangun dengan memakai bahasa C. Tapi untuk membuat linux dari awal (LFS), sebaiknya kita juga paham akan bahasa C/C++. Untuk membuat LFS diperlukan paket-paket program yang masih berupa kode-kode bahasa pemprograman yang bisa dimengerti manusia (source code), kumpulan dari source code yang membentuk suatu program disebut dengan paket/packet.
Paket-paket biasanya di kompresi/compress dengan menggunakan .tgz, .tar, .tar.gz, .tar.bz2.
Untuk memudahkan peng-compile-an sebuah paket, biasanya ada mekanisme otomatisasi untuk mencari dependencies program yang dibutuhkan serta mengkonfigurasikannya.
Proses tersebut dapat dijalankan degan perintah "configure". Tapi tidak semua paket
mempunyai fasilitas tersebut, ada baiknya sebelum meng-compile melihat/membaca file
"INSTALL" atau "Readme".
Setelah proses configure selesai, langkah selanjutnya adalah "make". "make" ini adalah
proses compilasi yang hasilnya dapat berupa file executable dan-atau file library.
Proses ini adalah proses yang paling lama (tergantung dari banyaknya source code
yang di compile dan kecepatan CPU dan kapasitas RAM).
Langkah terakhir adalah "make install" yaitu proses install dari hasil proses compile.
Kalau di lihat, "make install" sebenarnya adalah proses menyalin/meng-copy file-file
dari hasil proses compile ke folder tujuan akhir. Folder tujuan bisa di set pada saat
configure (untuk lengkapnya bisa dilihat dengan perintah "configure --help")
Nah, untuk selanjutnya kita berdikusi aja ya... ![]()
salam
