Topic: [Belajar Bareng] IPTV dan Multicast Network
Assalamualaikum KIOSer
Dengan berkembangnya teknologi networking dan semakin terjangkaunya bandwidth dengan pita lebar (broadband) kini sagat memungkinkan untuk 'menumpangkan' siaran televisi ke jaringan berbasis protokol internet (IP).
kalo saya pribadi sih merasa, saat ini di indonesia, internet dan TV masih merupakan dua dunia yang berbeda. internet lebih bersifat interaktif dan sosial, sedangkan televisi lebih terkesan memberikan informasi atau hiburan satu arah. dan menurut saya agak sulit juga ketika kita ngenet sambil nonton tv dengan tingkat konsentrasi yang sama ![]()
mungkin juga sudah ada beberapa yang mendengar bahwa salah satu provider terbesar di indonesia akan menyediakan layanan Triple Play, yaitu komunikasi data, video dan voice yang komprehensif, dan IPTV termasuk dalam layanan tersebut.
Sebetulnya apa sih IPTV itu? apakah youtube.com atau metacafe.com bisa disebut sebagai layanan IPTV?
Bagaimana teknologi kompresi video untuk IPTV ini?
Apakah kita bisa membangun layanan jaringan RT/RWNET++ (internet + IPTV)?
Yuk kita belajar bareng dan oprek bareng! ![]()
Mungkin saya akan awali dengan definisi IPTV
Internet Protocol Television (IPTV) is a service on the Internet where digital TV signal
data is delivered to the participants using the Internet Protocol (IP). IPTV promises to
provide many TV channels with lower price for operators, lower price for consumers and
it is also distributed more efficiently than using the nowadays prevalent coaxial cable
distribution.
Kurang lebih begini definisinya, IPTV adalah layanan dimana data dari signal tv digital ditransmisikan melalui Internet Protocol. Teknologi ini dianggap lebih murah dan efisien dibandingkan dengan teknlogi siaran yang ada sekarang (menggunakan coaxial cable dan atau tv satelit) karena dianggap tidak perlu membagun infrastruktur baru (menumpang pada jaringan internet yang sudah ada sekarang)
Menyinggung sisi teknis, apa sih yang dibutuhkan agar signal TV digital ini bisa sampai dengan hasil yang bagus?
Jawabannya tentusaja Bandwidth. lalu seberapa besar kebutuhannya?
sebagai perbandingan standar definition video yang tidak dicompress membutuhkan 270 mbps untuk bisa di streaming dengan kualitas yang baik.
sedangkan untuk format Moving Expert Group (MPEG-2) butuh sebesar 2 Mbps untuk mentransmisikan kualitas setara DVD
adapun format MPEG-4 membutuhkan rate di kisaran 1 Mbps untuk mentransmisikan video dengan kualitas setara DVD
sumber: Reza Tadayoni., Halldor Sigurdsson., “IPTV market development and regulatory
aspects. Center for Information and Communication Technologies, CICT COM,
Technical University of Denmark.
kebayang dong infrastruktur seperti apa yang bisa ditumpangi oleh IPTV?
ADSL? WIFI b? WIFI g? WIFI n? WIMAX? apakah support?
Jenis2 layanan IPTV:
1. TV broadcasting
2. Video-on-Demand (VOD)
3. Network-based Time Shifting (Pause Live TV)
4. TV on demand atau disebut juga Catch-up TV
5. Network-based Personal Video Recorder (NPVR)
big picture nya seperti ini di level aplikasi 
video streaming seperti Youtube tidak termasuk layanan IPTV melainkan Internet TV.
Bagian dasar dari struktur IPTV:
1. Video head end
2. Core or edge network
3. Access network
4. Home network
bersambung..
silahkan jika ada rekan2 yang mau menambahkan


